Jakarta, Aktual.co — Forum Bersama Anggota DPR-DPD RI asal Aceh berharap agar tidak ada lagi konflik yang terjadi di provinsi ujung paling barat Indonesia itu karena dapat menghambat pembangunan.
“Perdamaian yang telah terbina harus terus dijaga sebab dengan kondisi keamanan yang kondusif akan mampu meningkatkan kemajuan daerah dan masyarakat,” kata Sekretaris Forbes DPR-DPD asal Aceh Tagore Abubakar di Jakarta, Jumat (22/5).
Penyataan itu disampaikan di sela-sela pertemuan Pemerintah Aceh dengan Forbes Anggota DPR-DPD RI.
Menurut dia semua komponen di Aceh harus bersama-sama menjaga keamanan sehingga akan mampu menghadirkan banyak investasi.
“Jika kondisi keamanan tidak kondusif maka akan mengganggu pembangunan dan upaya menyejahterakan masyarakat tidak akan terwujud,” katanya.
Pihaknya meyakini dengan kondisi keamanan yang kondusif akan membuat kalangan investor untuk menanamkan modalnya di provinsi berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa itu.
Dalam pertemuan tersebut dari Forbes hadir Khaidir, Muslim, Salim Fakhri, T Riefky Harsya dan Rafly dan dari Pemerintah Aceh Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Kepala Bappeda Prof Abubakar Karim dan Wali Nanggroe Malik Mahmud.
Pertemuan tersebut juga dihadiri seluruh bupati/wakil bupati dari Provinsi Aceh.
Konflik berkepanjangan yang berlangsung selama tiga puluh tahun di Aceh berakhir setelah adanya penandatanganan nota kesepahaman damai (MoU) di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005, antara Pemerintah Pusat dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Artikel ini ditulis oleh: