Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical), menyambangi fraksi Partai Golkar, di lantai 12, Gedung DPR RI, pada Senin (23/3) sore.
Ical yang disambut oleh pimpinan fraksi dan pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) itu berencana membahas ikhwal surat keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, terhadap kepengurusan Golkar kubu Agung Laksono.
“Prinsipnya kita tunggu putusan pengadilan. Indonesia negara hukum bukan kekuasaan karena itu produk-produk harus berdasarkan hukum,” kata Ical, di Ruang Fraksi Golkar, Senayan, Senin (23/3).
Oleh karena itu, fraksi tetap berjalan seperti biasa dipimpin Ade Komarudin selaku ketua fraksi. Pada kesempatan ini, Ical juga mempertanyakan legal standing Menteri Yasonna yang tidak mencerminkan sebagai menteri hukum dan bertindak tak sesuai hukum melainkan kekuasaan.
“Maka kita tunggu saja yang legal nanti. Secara de jure kubu agung dimenangkan Yasonna, tapi de facto kami lah yang punya kekuasaan. Dan tidak akan pergantian apa-apa di rumah ini (fraksi Golkar),” seru dia.
Ical mengaku akan melakukan perlawanan jika nantinya kubu agung Laksono merebut fraksi Golkar di DPR. “Fraksi ngga bisa direbut. Mana bisa, Lawan!,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang