Beranda Internasional Gandeng Asosiasi Pengusaha Turki, KJRI Istanbul Gelar Forum Bisnis Promosikan Komoditas Indonesia

Gandeng Asosiasi Pengusaha Turki, KJRI Istanbul Gelar Forum Bisnis Promosikan Komoditas Indonesia

Forum Bisnis yang digelar KJRI Istanbul, dihadiri pelaku usaha dari Turki dan Indonesia, Senin (7/11) kemarin (Anadolu Agency)

Istanbul, aktual.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul bersama dengan asosiasi-asosiasi pengusaha Turki menggelar forum bisnis yang dihadiri pelaku usaha dari Turki dan Indonesia, Senin (7/11) kemarin. Forum bisnis tersebut dihadiri oleh pengusaha Indonesia dan Turki dari Asosiasi Bisnis Industrialist Imam Hatip, MUSIAD Indonesia, serta pejabat dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia.

Para pihak yang hadir diharapkan akan mengantongi sejumlah kesepakatan dagang di forum tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari usaha KJRI Istanbul dalam mempromosikan komoditas Indonesia.

Dalam pidatonya, Konsul Jenderal Imam Asari mengatakan kerja sama Indonesia-Turki meliputi berbagai sektor. Dari perdagangan, turisme, investasi, hingga edukasi, kesehatan dan industri perdagangan.

“Volume perdagangan kedua negara telah mencapai dua miliar dolar. Angka ini belum merefleksikan potensi perdagangan bilateral antar kedua negara yang memiliki gabungan jumlah penduduk sebesar 350 juta jiwa,” ujar Konjen Imam.

Menurut Imam, target 10 juta dolar masih terbilang masuk akal untuk diwujudkan antara Indonesia-Turki. Karena itu diperlukan platform yang memungkinkan target tersebut terwujud. Salah satunya melalui IT-CEPA atau Indonesia-Turki Comprehensive Economic Partnership. Hal ini membantu agar semakin banyak diversifikasi produk Indonesia yang dapat menjangkau pasar Turki.

Sedangkan bagi Turki, Indonesia merupakan sumber bahan baku seperti baja, lemak hewan dan tumbuhan, man-made staple fibers and filaments, synthetic yarns, karet, komoditas pertanian, dan banyak lainnya.

Dilansir dari Anadolu Agency, Chairman IHSIAD Nurullah Sahin menyampaikan, pada tahun 2021, Turki mengekspor USD313 juta ke Indonesia dan mengimpor USD1,8 miliar dari Indonesia. Dengan kata lain, dengan ukuran perdagangan bilateral kami lebih dari USD2,1 miliar pada 2021, Indonesia telah menjadi mitra komersial terbesar ke-46 bagi Turki.

Dalam kondisi saat ini, volume perdagangan kedua negara tidak boleh kurang dari USD15 miliar. Jumlah ini lebih tinggi dari target Indonesia yang disampaikan Konsul Jenderal Imam Asari.

Salih Dogan, peserta forum yang menawarkan jasa konsultasi dan perdagangan internasional, mengatakan potensi perdagangan antara kedua negara bersaudara sangat besar, namun perdagangan yang terealisasi sangat rendah.

“Dengan forum bisnis seperti ini, volume perdagangan kedua negara dapat ditingkatkan lebih jauh. Dengan mengembangkan kerja sama yang win-win solution, kita dapat berkontribusi pada perekonomian negara kita dan menempati posisi di antara kekuatan global,” tukas Salih.

(Megel Jekson)