Karangasem, Aktual.com – Dua orang warga Karangasem nekat naik ke puncak Gunung Agung. Mereka melihat dari dekat kawah gunung dengan ketinggian 3.142 mdpl tersebut. Keduanya adalah Jro Mangku Kari dan Mangku Mokoh. Beruntung, keduanya selamat hingga tiba kembali di bawah.
Meski keduanya berhasil selamat, namun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tak mau mengambil risiko melakukan pemasangan alat pengukur volume gas dan magma Gunung Agung.
“Tidak mungkin kami naik ke atas menambahkan pemasangan alat melihat ada warga yang ke atas dan selamat. Kami tidak mau mengambil risiko,” kata Kepala PVMBG, Kasbani di Pos Pengamatan Gunung Agung, Senin (2/10).
Menurut dia, ada banyak bahaya yang mengancam jika memaksakan diri naik ke puncak Gunung Agung. ”Bahaya pertama erupsi bisa terjadi setiap saat. Kedua, gas-gas beracun sudah ke luar dari asap itu,” jelasnya.
Ia kembali mengimbau kepada siapapun untuk tak nekat naik ke puncak Gunung Agung. Bagi Kasbani, keselamatan tetaplah hal utama. “Keselamatan tetap utama. Jangan ke sana (puncak Gunung Agung), itu imbauan saya. Tinggal di daerah aman saja,” tutup Kasbani.
(Reporter: Bobby Andalan)
Artikel ini ditulis oleh:
Eka

















