Jakarta, Aktual.co —Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta M. Taufik membantah anggapan bahwa partainya mendorong Fraksi PKB agar bisa dapat jatah pimpinan komisi, demi kepentingan agar Koalisi Merah Putih (KMP) mendapat tambahan amunisi suara di DPRD.
Diakui Taufik, Gerindra memang memang mendorong PKB dapat jatah pimpinan komisi. Tapi, itu semata untuk memenuhi tata tertib dan pembagian pimpinan komisi secara proporsional saja.
“Gak ada itu upaya-upaya lain. Orang berkoalisi masuk kelompok itu karena persamaan persepsi untuk berjuang ke depan. Dan bukan karena dapat komisi lalu dikasih tempat terus dia mau pindah KMP. Lu kata apaan? Emang buruh yang kerja dulu baru diupahin,” jawab Taufik, di Kebon Sirih, Selasa (21/10).
Pimpinan koalisi pun diharapkannya bisa lebih bijaksana dalam menyikapi permasalahan yang terjadi di kalangan dewan. Sehingga tidak menimbulkan persepsi yang negatif.
“Koalisi itu harus punya persepsi membangun ke depan supaya kuat. Tidak ada upah mengupah kalo di KMP. Makanya pimpinan koalisi itu harus bijak, kata kuncinya di situ,” sarannya.
Seperti diberitakan sebelumnya, isu mengenai dorongan Gerindra agar PKB dapat kursi pimpinan DPR dianggap menjadi salah satu yang jadi penyebab lambatnya pembentukan komisi di DPRD. Selain soal ngototnya Fraksi Demokrat untuk mendapat jatah dua pimpinan komisi.

()