Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi triwulan I-2017. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Bank Indonesia mencatatkan arus modal asing yang masuk ke pasar finansial dalam negeri (capital inflow) sejak Januari hingga pekan kedua April 2017 mencapai Rp81 triliun, atau lebih tinggi 35 persen dibanding periode sama di 2016 yang sebesar Rp60 triliun.

Menurut Gubernur BI Agus Martowardojo, di Jakarta, Kamis (13/4), derasnya aliran modal asing menunjukkan masih tingginya kepercayaan investor terhadap stabilitas dan fundamental ekonomi dalam negeri.

“Padahal ketika Presiden AS yang baru terpilih, pasar global goyang dan banyak nilai tukar terdepresiasi besar-besaran,” ujarnya.

Masih terjaganya aliran modal asing, ujar Agus, juga menopang stabilitas nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.

Indikasinya, lanjut Agus, tekanan ekonomi global belum begitu mereda sejak awal tahun hingga April 2017, namun nilai tukar rupiah tetap menunjukkan penguatan sebesar satu persen secara tahun kalender berjalan (year to date/ytd).

Artikel ini ditulis oleh:

Antara
Arbie Marwan