Jakarta, Aktual.co — Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan bahwa masih ada beberapa poin aspirasi masyarakatnya yang belum diakomodir oleh PT Freeport Indonesia. Ada 17 poin aspirasi yang sudah disampaikan kepada manajemen Freeport pada tahun lalu di Bali. Hingga tahun ini sudah banyak kemajuan dari aspirasi tersebut yang ditindaklanjuti Freeport.
“Tersisa 6 atau 7 poin karena berhubungan dengan Pemerintah pusat,” kata Gubernur Papua, Lukas Enembe di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/2).
Lukas Mengungkapkan, poin-poin yang sudah dilaksanakan Freeport antara lain menyerahkan pengelolaan Bandara Mozes Kilangin kepada Pemerintah Daerah Timika. Pasalnya, selama ini bandara tersebut dikelola oleh Freeport.
“Setelah bandara diserahkan maka fasilitas darat segera dibangun karena kita tidak mau ganggu fasilitas Freeport,” ujarnya.
Ia melanjutkan, poin berikutnya adalah menempatkan tenaga lokal dalam manajemen Freeport. Dalam hal ini, Lukas mengapresiasi Freeport lantaran putra daerah Papua sudah ada yang menduduki posisi setara dengan Vice President.
“Kami ingin kehadiran Freeport bermanfaat bagi kemajuan masyarakat,” terangnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka














