Jakarta, Aktual.co — Direktur Jenderal Pendidikan Menengah, Ahmad Jazidie, mengatakan guru harus bisa menjadi motivator dan fasilitator bagi siswa-siswanya.
“Siswa lebih senang belajar dengan sesamanya. Oleh karenanya guru harus bisa menjadi fasilitator,” ujar Ahmad saat membuka Lomba Karya Ilmiah dan Inovasi Pembelajaran Guru SMK di Jakarta, Senin (20/10).
ia menjelaskan jika selama ini pekerjaan rumah diberikan kepada siswa setelah mendapat pelajaran dari guru, namun yang terjadi saat ini pekerjaan rumah diberikan sebelum pelajaran diberikan.
“Yang paling penting, guru memancing siswa untuk belajar.” Para guru, lanjut dia, hendaknya melakukan inovasi dalam menyampaikan pelajaran kepada siswanya.
Ahmad Jazidie menyebutkan jumlah guru-guru yang produktif sangat sedikit. “Saya melihat inovasi pembelajaran solusi untuk meningkatkan kualitas guru,” ucapnya. 
Oleh karena itu, Kemdikbud menggelar lomba Karya Ilmiah dan Inovasi Pembelajaran Guru SMK 2014 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru.
Ahmad menjelaskan terdapat tiga hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas guru.
“Pertama, yang kami lakukan adalah memberikan sarana dan prasarana yang lengkap seperti alat laboratorium hingga ruang praktik,” terang guru besar ITS itu.
Kemudian, Kemdikbud melakukan kerja sama dengan Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk meningkatkan kualitas pendidik.
“Kami berikan beasiswa pada guru yang berprestasi.” Selain itu juga dilakukan lomba-lomba untuk membangkitkan kemampuan inovasi guru, sehingga mendapatkan metode pembelanjaran yang dipahami siswa.

()