Pelalawan, Aktual.com – H. Abdullah, S.Pd Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan menyoroti permasalahan Pasar Modern Sorek (PMS). Tidak kunjung diaktifkannya pasar yang sudah rampung sejak tahun 2016 ini, banyak mengundang reaksi dari masyarakat Pelalawan khususnya warga Sorek.

Abdullah mengatakan Pasar Modern Sorek merupakan pasar yang sangat diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan warga Sorek. Tetapi lamanya pasar tidak kunjung dibuka, membuat para tokoh dan pemuda Sorek mulai resah menunggu ketidak pastian pembukaan pasar.

“Menurut saya Pasar Sorek ini permasalahan yang terlalu lama diam. Padahal, ada beberapa tahapan solusi yang bisa pemerintah lakukan agar pasar Sorek ini bisa dibuka,” ujar Abdullah, Selasa (9/8).

Ia melanjutkan, permasalahan Pasar Sorek bisa kita selesaikan dengan cepat. Melihat bangunan yang sudah hampir semua diperbaiki meskipun masih ada yang rusak, ini perlu dikaji lebih jelas lagi apa saja yang masih belum bisa berfungsi di gedung Pasar Modern Sorek ini.

“Saya sampaikan tiga tahapan solusi penyelesaian Pasar Modern Sorek ini,
1. Segera selesaikan kewajiban dan perbaikan dengan Pihak ketiga sebelumnya, kemudian selanjutnya serah terima dengan Pemda.
2. Lakukan penghitungan aset oleh KPKNL yaitu pihak ketiga di Pekanbaru
3. Serahkan ke pengelola berikutnya yang sesuai dengan Permendagri 19/2016 tentang Pengelolaan Barang Milik daerah. Akar masalah dan solusi mengenai pasar sorek, masyarakat dan kita semua mesti tau agar tidak bingung,” jelas Abdullah Anggota DPRD Pelalawan wakil ketua komisi 2.

Selanjutnya, Abdullah berpesan kepada masyarakat yang peduli terhadap kemajuan Kabupaten Pelalawan khususnya untuk warga Sorek agar tetap kritis terhadap permasalahan yang ada di masyarakat. Ketika sudah banyak yang mengkritisi akan banyak juga solusi yang diberi.

“Kritis itu baik, apalagi untuk kepentingan masyarakat banyak. Semua orang akan bantu jika kita tidak mementingkan kepentingan pribadi maupun golongan,” tutup Abdullah

(Ikhwan Nur Rahman)