Jakarta, Aktual.com — Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengaku telah mengantisipasi dampak El Nino sejak awal 2015 di beberapa wilayah. Seperti di Provinsi Jawa Barat yaitu Indramayu, Cirebon, di Provinsi Jawa Timur yaitu Demak dan Bojonegoro, NTT serta di wilayah lainnya.

“Dengan disrtibusikan pompa air 21 ribu unit di seluruh Indonesia, kami bangun irigasi tersier 1,3 juta ha, sampai hari ini embung (waduk kecil) ada 1.000 unit, sumur dangkal 1.000 unit,” ujar Amran di Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (6/8).

Sementara untuk wacana impor beras, pemerintah mengatakan hal tersebut merupakan pilihan terakhir. Pasalnya pengadaan beras saat ini di Bulog terus bertambah.

“Kita masih punya antara 15-20 ribu ton per hari dan 1,5 triliun itu tambahan kalau diperlukan menambah stok menambah permodalan pembiayaan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Editor: Eka