Pengendera bermotor menerjang hujan di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Minggu (2/4/2017). BMKG memperkirakan awal musim kemarau akan tiba pada Mei hingga Juli sehingga pada peralihan musim atau pancaroba, masyarakat diminta mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.comBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat di berbagai wilayah Indonesia pada hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Prakirawan BMKG, Puji Rosita, mengatakan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang masih aktif.

BMKG memprakirakan hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan.

“Untuk wilayah bagian barat Indonesia, masyarakat agar mewaspadai potensi hujan yang disertai petir di Bandar Lampung dan Banjarmasin. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi turun di Jambi, Bandung, dan Surabaya,” ujar Puji dalam keterangan tertulis, Minggu (22/3/2026).

Selain itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota besar seperti Padang, Pangkalpinang, Palembang, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Samarinda, Palangkaraya, dan Tanjung Selor.

Adapun kondisi berawan hingga berawan tebal diprediksi terjadi di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Serang, dan Pontianak.

Untuk wilayah Indonesia timur, BMKG memperingatkan potensi hujan disertai petir di Kendari serta hujan dengan intensitas sedang di Mamuju. Sementara hujan ringan berpotensi terjadi di Kupang, Makassar, Palu, Manado, Ternate, Ambon, dan sebagian besar wilayah Papua.

Sedangkan kondisi berawan tebal diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, Gorontalo, Manokwari, dan Nabire.

BMKG menegaskan prakiraan tersebut merupakan gambaran umum. Untuk pembaruan cuaca secara berkala, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG atau aplikasi Info BMKG.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi