Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari terjepit Senin pagi ini dibuka di zona merah. Laju IHSG dibuka melemah  4,245 poin (0,08%) ke level 5.212,134 pada perdagangan preopening. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 1,081 poin (0,12%) ke level 903,052.

Membuka perdagangan awal pekan, Senin (1/6), IHSG turun tipis 9,006 poin (0,17%) ke level 5.207,980. Indeks LQ45 melemah tipis 1,852 poin (0,20%) ke level 902,281. Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 7,642 poin (0,15%) ke level 5.208,737. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 1,351 poin (0,15%) ke level 902,789.

NH Korindo Securities Indonesia dalam risetnya mengemukakan masih pada perdagangan Senin (29/5) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.205-5.209 dan resisten 5.235-5.256. Menurutnya, IHSG masih berada dalam tren penurunan jangka pendeknya dan masih berpotensi melemah jika aksi jual masih berlanjut.

“Untuk itu, tetap mewaspadai potensi pelemahan lanjutan,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu masih mengalami pelemahan. Bahkan dengan terlunasinya utang gap juga belum membuat laju IHSG bergerak positif.

“Pelemahan kian berlanjut pasca terimbas sentimen pelemahan laju bursa saham AS dengan aksi jual lanjutannya seiring masih menguatnya nilai tukar dolar AS,” ujar Reza Priyambada.

Indeks sektoral saham juga banyak mengalami pelemahan seiring dengan imbas negatif dari penutupan bursa saham AS. Serta terimbas dari laju bursa saham Asia yang kurang kondusif.

Artikel ini ditulis oleh: