Jakarta, Aktual.co — Indonesia sudah mengalami krisis ketatanegaraan. Institusi-institusi yang seharusnya membangun negara justru saling serang.
“Sejak 2004 demokrasi kita telah dibajak”, ujar Hariman Siregar, tokoh aktivis, di Sukabumi, Kamis, (15/1).
Menurutnya pembajakan itu dilakukan oleh politisasi uang. Dimana pemilu tidak semestinya dilaksanakan dengan jujur.
“suara rakyat praktis kalah, karena money politic lebih dominan”, katanya.
Hariman menambahkan setelah pemerintahan Soeharto jatuh, yang tercetus adalah reformasi bukan revolusi. Sehingga yang terjadi hanyalah pergantian bukan perubahan.
“Ya, inilah pemerintahan yang kita pilih,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh: