Sahroni menambahkan, pesan moral lainnya dari Harkitnas adalah menghormati keberagaman. Pada masa lalu kata Sahroni, semua warga negara Indonesia berhasil melawan penjajah dengan bersatu tanpa membedakan etnis ataupun agama.

“Dulu kita semua bersatu, agama apapun atau suku apapun di tanah pertiwi melawan penjajah. Tugas kita sekarang menjaga persatuan itu. Jangan mau dipecah belah dengan berlatarbelakang SARA,” tegasnya.

Sahroni menuturkan perang saat ini bukan lagi dengan senjata tapi melalui teknologi, termasuk penggunaan media sosial sebagai alat untuk memecah belah melalui informasi bohong.

“Penyebaran hoax itu ibarat devide et impera atau upaya memecah belah kita. Jangan mudah percaya dengan hoax yang disebarkan melalui media sosial,” ujar Sahroni.

Politisi NasDem ini berpesan sebagai negara hukum, maka masyarakat harus mempercayai aparat kepolisian sebagai penegak hukum. Masyarakat dimintanya tak melakukan aksi main hakim sendiri terlebih dalam kasus yang melibatkan unsur SARA.

 

(Wisnu)