Sejumlah Anak bermain air di genangan air sekitar Meruya, Jakarta Barat, Sabtu (21/11/2015). Genangan air ini diakibatkan saluran air tidak normal. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mulai terjadi sejak awal bulan november 2015, warga jakarta yang tinggal dibantaran sungai harus mulai waspada.

Medan, Aktual.com – Muhammad Aditya 9 tahun, warga Jalan Garu III Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas ditemukan meninggal dunia terapung di perairan Sungai Bagan Percut, Kabupaten Deli Serdang pada pukul 07.00 WIB, Senin (3/10).

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesman Zendrato mengatakan, sebelumnya Aditiya dikabarkan hilang hanyut terbawa arus sungai Mangga di Jalan Garu III, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, pada Minggu (2/10) sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut dia, saat ini korban sudah dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Kelurahan Harjosari I. “Pihak keluarga korban juga menyatakan tidak keberatan atas meninggalnya Aditya dan tidak mau dilakukan autopsi,” ujar Kompol Lesman.

Korban diketahui bermain sambil mencari ikan dengan delapan orang temannya di pinggiran aliran sungai tidak berapa jauh dari rumahnya.

Saat berada di pinggiran sungai, diduga korban dan salah seorang temannya terpeleset hingga jatuh ke dalam aliran sungai, serta terbawa arus. Teman korban yang mengetahui kejadian tersebut berupaya menyelamatkannya.

Dari jumlah dua orang yang hanyut, salah seorang berhasil diselamatkan. Namun, Aditya tidak dapat ditolong, karena air sungai yang deras menyeret tubuh korban dan menenggelamkannya.

Kemudian, teman korban tersebut memberitahukannya kepada pihak keluarga, kepolisian, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan.

Tim SAR langsung diturunkan untuk menyisir aliran sungai hingga malam hari, dan hingga akhirnya jasad korban ditemukan oleh warga pinggiran di Dusun 15, Bagan Percut. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tak bernyawa dan tanpa mengenakan pakaian, terdapat bekas luka di bagian wajah yang diduga akibat benturan ketika hanyut.

(Wisnu)