Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co — Pertamina terus melakukan monitoring kondisi stok bahan bakar elpiji di wilayah Sulawesi agar tidak terjadi kekosongan. “Secara berkala, kami melakukan monitoring dan pengawasan sehingga di wilayah Sulawesi tidak terjadi kelangkaan elpiji,” kata Consumer Relation PT Pertamina MOR VII Wilayah Sulawesi, Ibnu Adiwena, di Manado, Jumat (20/2).
Ibnu mengatakan kalau ada indikasi wilayah di Sulawesi yang stoknya mulai menipis atau kritis, sesegera mungkin akan dicukupi,” kata Ibnu.
Kelangkaan elpiji yang terjadi di beberapa daerah di Pulau Jawa, semoga tidak terjadi di Sulawesi, oleh karena itu monitoring dan pengawasan secara rutin dilakukan. Saat ini, katanya, stok elpiji di wilayah Sulawesi mencapai 9.056 metrik ton (MT) dengan ketahanan mencapai tujuh hari atau satu pekan ke depan.
Secara rutin, katanya, penambahan stok akan terus dilakukan, sehingga disaat tujuh hari berlalu ada lagi stok yang akan masuk. “Masyarakat di Sulawesi tidak perlu khawatir karena stok elpiji di sejumlah daerah di Pulau Sulawesi dalam kondisi aman dan terkendali,” katanya.
Irma (35) ibu rumah tangga asal Manado berharap kelangkaan yang terjadi di Jawa jangan sampai terjadi di Manado. “Elpiji sudah menjadi kebutuhan pokok, jadi kami mohon jangan sampai terjadi kelangkaan,” katanya.
Dia berharap pihak Pertamina dan pemerintah akan terus melakukan pemantauan sehingga terhindar dari kekosongan stok.
Artikel ini ditulis oleh:














