Jakarta, Aktual.co — Soda adalah minuman yang digemari di berbagai kalangan. Rasanya yang manis, disertai gelembung-gelembung yang ada di dalam minuman bersoda ditambah jika disajikan dengan batu es merupakan minuman pas untuk teman nongkrong.
Namun tahukah Anda seberapa bahaya jika Anda terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda?
Jika Anda mengonsumsi soda tiap harinya maka ini akan merusak diet Anda karena berbahaya bagi tubuh dan juga kesehatan Anda. Ada alasan mengapa Anda harus berhenti mengonsumsi soda. Demikian dilansir oleh Health.com, resiko bagi peminum soda yaitu, kelebihan kalori.
Lona Sandon, RD, asisten Professor nutrisi klinis dari University of Texas Southwestern Medical Center, mengatakan, ” Kalori dalam soda biasa datang sepenuhnya dari tambahan gula, dan Anda tidak mendapatkan nilai apapun dalam hal vitamin atau mineral, atau bahkan karbohidrat berkualitas baik,” katanya.
Penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi soda berlebih juga dapat membuat kerusakan gigi dan timbulnya diabetes. Tak hanya itu saja, bahkan pada beberapa kasus dapat mempercepat proses osteophorosis.
“Ini mungkin ada hubungannya dengan fosfor dalam soda, atau bisa juga orang yang hanya meminum soda bukannya minuman seperti susu lainnya-yang memiliki gizi yang diperlukan untuk kesehatan tulang,” kata Sandon.
Kebanyakan pecinta soda, berusaha mengurangi asupan soda dengan diet soda. Namun soda bebas gula, memang memungkinkan tidak memiliki kalori, namun itu bukan berarti. Itu tidak ada gunanya. Dan, sama sekali tidak membantu menurunkan berat badan anda.
Tak hanya diet soda, bahkan minuman-minuman diet memiliki banyak risiko kesehatan yang sama seperti minuman ringan biasa, termasuk kerusakan gigi dan penipisan tulang, dan mereka juga telah dikaitkan dengan penyakit jantung dan depresi pada wanita.
Beralih ke diet soda mungkin langkah pertama yang cerdas jika Anda mencoba untuk menghilangkan kelebihan kalori. Namun lebih baik lagi anda tidak membelinya sama sekali.
Pemanis buatan memiliki rasa lebih intens dari gula asli, sehingga diet soda dapat dengan cepat menjadi minuman yang membosankan disbanding buah manis alami.
Brooke Alpert, RD, penulis The Sugar Detox, mengungkapkan, “Pemanis buatan memicu insulin, yang mengirimkan tubuh Anda ke mode penyimpanan lemak dan menyebabkan kenaikan berat badan,” kata Alpert
Para peneliti dari University of Texas menemukan bahwa selama sekitar satu dekade, peminum diet soda mengalami peningkatan 70 persen lebih besar di lingkar pinggang dibandingkan dengan non-peminum. Dan mendapatkan ini, Peserta yang menghirup bawah dua atau lebih soda sehari mengalami peningkatan 500 persen lebih besar.
Artikel ini ditulis oleh:

















