Jakarta, Aktual.co —DKI Jakarta mendapatkan penerimaan dari pajak parkir sebesar Rp329,582 miliar hingga 31 Oktober 2014 atau 41,20 persen dari target APBD 2014 sebesar Rp800 miliar.
“Realisasi penerimaan pajak parkir DKI hingga 31 Oktober 2014 sebesar Rp329,582 miliar,” kata Kepala Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta Iwan Setiawandi di Jakarta, Jumat (7/11).
Penerimaan pajak parkir tersebut menyumbang 1,48 persen total penerimaan pajak DKI sebesar Rp22,184 triliun.
Dalam kurung waktu yang sama tahun sebelumnya, DKI Jakarta menerima pajak parkir sebesar Rp251,578 miliar atau 96,76 persen dari target APBD 2013 sebesar Rp4,4 triliun.
Ia mengatakan hingga akhir tahun realisasi penerimaan pajak parkir tidak akan mencapai target meskipun terjadi peningkatan penerimaan dari sektor tersebut.
Menurutnya, pencapaian pajak parkir yang baru 41,20 persen hingga Oktober disebabkan target pendapatan pajak parkir dalam APBD 2014 yang naik lebih dari tiga kali lipat pada 2014.
Target pendapatan pajak parkir DKI 2014 mengalami peningkatan hingga lebih dari 30 persen atau 800 miliar rupiah dari Rp260 miliar pada 2013 setelah Gubernur DKI mengevaluasi potensi pajak tersebut.
Sesuai perintah gubernur, Dinas Pelayanan Pajak DKI telah melakukan pendataan wajib pajak secara online yang memudahkan pembayaran dan pendataan wajib pajak untuk mencapai target, tapi hasilnya belum sesuai.

(Andy Abdul Hamid)