Jakarta, Aktual.co — Tim gabungan dari sejumlah instansi berhasil memadamkan api yang menjalar di dekat Pura Pasar Agung akibat kebakaran hutan lindung lereng Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali.
“Semua titik api yang sebelumnya menjalar hingga mendekati Pura Pasar Agung telah berhasil dipadamkan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Dewa Indra saat dihubungi dari Denpasar, Rabu (5/11).
Kebakaran hutan lindung di gunung tertinggi di Pulau Dewata itu terjadi sejak Senin (3/11) dan meluas ke sejumlah titik yang berada di empat kecamatan terdekat dengan gunung itu, di antaranya Kecamatan Kubu, Kecamatan Abang, Kecamatan Selat dan Kecamatan Bebandem hingga mendekati pemukiman warga.
Petugas gabungan, kata dia, hanya bisa menjangkau titik-titik api yang berada hingga di ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut.
“Sedangkan titik api yang berada di atas 2.400 meter belum bisa kami jangkau karena medan yang sangat sulit,” ucapnya.
Sebagian besar lahan yang terbakar di atas ketinggian 2.400 meter, lanjut Indra, merupakan tanaman alang-alang sehingga mudah terbakar.
Akibat medan yang sulit, petugas gabungan menggunakan upaya manual di dalam memadamkan api yang melalap lereng hutan lindung di gunung setinggi 3.142 meter tersebut.
Petugas gabungan tersebut yang dikerahkan untuk memadamkan api di antaranya dari BPBD Provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem, Dinas Kehutanan Provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem, TNI, Tim Tanggap Siaga Bencana (Tagana) yang dibantu masyarakat setempat termasuk pemandu wisata.
Hingga saat ini, sejumlah titik api masih belum bisa dijangkau karena medan yang sulit dan ketinggian di atas 2.400 meter.
Dia menjelaskan bahwa penyebab kebakaran hutan lindung tersebut diduga akibat musim kemarau panjang sehingga memicu kebakaran termasuk angin kencang yang memicu kebakaran semakin meluas.

()