Jakarta, Aktual.com – Menjelang debut resminya di Indonesia pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, iCAR mengirimkan pesan tegas kepada pasar otomotif nasional: keselamatan dan kualitas menjadi fondasi utama identitas mereknya. Di bawah naungan Chery Group, iCAR menegaskan keseriusannya melalui pencapaian rating keselamatan 5-Star ASEAN NCAP yang diraih model perdana mereka, iCAR V23, pada Desember 2025.

Kehadiran iCAR di IIMS 2026 tidak sekadar menjadi panggung peluncuran produk, tetapi momentum strategis untuk membangun kepercayaan publik. Di tengah meningkatnya persaingan merek otomotif global, khususnya dari Tiongkok, sertifikasi keselamatan tertinggi ASEAN NCAP menjadi instrumen penting untuk memperkuat legitimasi iCAR di mata konsumen Indonesia yang semakin sadar akan aspek keamanan kendaraan.

“Pencapaian 5-Star ASEAN NCAP merupakan bukti bahwa keselamatan bukan sekadar fitur tambahan, tetapi bagian dari DNA iCAR sejak tahap perancangan,” demikian pernyataan iCAR dalam keterangan resminya, Jumat (16/01/2026).

Secara identitas merek, iCAR membawa pendekatan berbeda dibanding merek konvensional. Filosofi huruf “i” dalam iCAR—yang merepresentasikan intelligence, internet, innovation, individual, inspiration, dan information—menjadi dasar pengembangan produk yang menggabungkan teknologi Chery yang telah teruji secara global dengan pendekatan digital dan gaya hidup modern. Strategi ini menyasar konsumen muda yang melihat mobil sebagai representasi karakter dan ekspresi diri, bukan sekadar alat transportasi.

Model iCAR V23 hadir dengan desain boxy modern yang tegas, namun ditopang struktur bodi kokoh. Sebanyak 70 persen bodinya menggunakan baja berkekuatan tinggi, dengan 18 persen baja cetak panas. Dalam pengujian ASEAN NCAP, V23 mencatat skor total 91,02 poin, dengan performa unggul di empat kategori utama: Adult Occupant Protection, Child Occupant Protection, Safety Assist, dan Motorcyclist Safety.

Pada uji tabrak frontal dan samping, struktur kabin V23 tetap terjaga, airbag mengembang sesuai standar, serta sistem keselamatan aktif bekerja optimal. Tak hanya itu, sistem Blind Spot Detection dan Autonomous Emergency Braking dinilai relevan dengan karakter lalu lintas ASEAN, khususnya Indonesia yang didominasi pengendara sepeda motor.

Bagi industri otomotif nasional, kehadiran iCAR di IIMS 2026 menandai babak baru strategi Chery Group dalam memperluas portofolio merek berbasis gaya hidup dan teknologi. Dengan menjadikan keselamatan sebagai pijakan awal, iCAR berupaya menempatkan diri bukan hanya sebagai pendatang baru, tetapi sebagai pemain serius yang siap bersaing dalam jangka panjang di pasar Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi