Surabaya, Aktual.co — Sebanyak dua kontainer pendingin untuk penyimpanan jenazah korban yang diduga penumpang pesawat AirAsia QZ8501 telah disiapkan di RS Bayangkara Surabaya.
Selain itu, dua puluh lima dokter forensik pun disiapkan guna melakukan identifikasi.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, dr Harsono mengatakan bahwa dokter forensik tersebut berasal dari RSUD dr Soetomo, RS Bhayangkara, Universitas Airlangga Surabaya (Unair) serta rumah sakit milik TNI.
“Jadi tim dokter forensik tersebut bertugas melakukan identifikasi secara keseluruhan.” kata Harsono, di RS Bayangkara, Surabaya, Rabu (31/12).
Tim tersebut akan mencocokkan data dari keluarga korban pesawat dengan jenazah sebagai keperluan identifikasi, diantaranya mencocokan foto korban saat hidup dan DNA keluarga.
Artikel ini ditulis oleh:














