Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini, Selasa (28/4), Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 5.218–5.401. Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan tekanan luar biasa telah terjadi sepanjang perdagangan.
“IHSG masih terus berusaha bangkit di tengah tekanan yang terjadi, support 5.218 sedang mengalami ujian, perlu dipertahankan supaya dapat terus berada dalam dalam jalur uptrend dalam timeframe jangka menengah,” kata William dalam risetnya yang diterima Aktual di Jakarta, Selasa (28/4).
Menurutnya, Target resisten saat ini berada pada level 5.401. Irregular candle yang terjadi pada IHSG menunjukan besarnya potensi t-bound yang besar pada hari ini. Ditambah dengan melihat market regional yang masih bergerak normal atau mix cenderung positif.
“Bagi investor jangka panjang, momen koreksi ini dapat dimanfaatkan sebagai langkah akumulasi pembelian, karena secara timeframe jangka panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend,” imbuhnya.
Dalam risetnya, William juga mengemukakan sejumlah saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini, yakni ASII, JSMR, UNVR, INDF, PWON, SMCB, dan BBNI.
Artikel ini ditulis oleh:

















