Jakarta, Aktual.com — Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 25,23 poin seiring dengan sebagian pelaku pasar saham yang mengambil posisi lepas saham.
IHSG BEI dibuka melemah 25,23 poin atau 0,54 persen menjadi 4.666,47. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 6,47 poin (0,80 persen) menjadi 806,42.
“Laju IHSG tertahan seiring dengan sebagian aksi pelaku pasar saham yang mengambil posisi ambil untung memanfaatkan penguatan harga saham beberapa hari sebelumnya,” kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (27/10).
Ia menambahkan bahwa kondisi bursa saham global yang mayoritas mengalami tekanan menambah sentimen negatif bagi IHSG BEI.
Kondisi global yang kurang kondusif itu memicu sebagian pelaku pasar mengamankan aset sahamnya dengan melakukan aksi jual agar nilai aset tidak tergerus.
“Meski terjadi pembalikan arah ke area negatif, namun tampaknya IHSG masih berpotensi untuk bergerak ke area positif menyusul beberapa data hasil kinerja emiten pada kuartal III tahun ini yang cukup positif. Diprediksi IHSG akan berada pada rentang 4.621-4.705 poin,” katanya.
Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menambahkan tren naik IHSG masih terlihat menyusul potensi aliran modal investor asing ke pasar saham yang masih terus masuk ke pasar saham domestik.
“Pemodal lebih disarankan untuk terus menahan posisi atau tetap melakukan posisi beli secara selektif. IHSG pada hari ini diperkirakan bakal bergerak mendatar cenderung naik di kisaran 4.675-4.711 poin,” katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng turun 99,75 poin (0,43 persen) menjadi 23.016,50, indeks Nikkei turun 41,83 poin (0,26 persen) ke level 18.897,36, dan Straits Times melemah 12,69 poin (0,41 persen) ke posisi 3.070,96.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka