Ilustrasi

Jakarta, aktual.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (25/7) pagi dibuka menguat di tengah fokus pelaku pasar pada pertemuan bank sentral AS The Federal Reserve.

IHSG dibuka menguat 3,87 poin atau 0,06 persen ke posisi 6.890,84. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,78 poin atau 0,08 persen ke posisi 974,82.

“Untuk hari ini IHSG berpotensi bergerak melemah. Pekan ini pasar keuangan global akan fokus pada agenda pertemuan The Fed,” tulis Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Berdasarkan konsensus, The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin. Namun, pasar akan lebih menyimak prospek kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.

Dengan turunnya harga minyak hingga ke bawah 95 dolar AS per barel, pelaku pasar mulai khawatir bahwa tren kenaikan suku bunga acuan akan menurunkan permintaan global.

Di sisi lain, tekanan baru muncul dari kebijakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait cacar monyet atau monkeypox sebagai pandemi global.

Sementara itu, bursa saham AS bergerak melemah pada perdagangan akhir pekan lalu. Tekanan hebat terjadi pada saham-saham teknologi khususnya saham-saham sosial media setelah Snapchat melaporkan kinerja kuartal II 2022 yang di bawah ekspektasi. Saham Snapchat turun dalam 39 persen.

Selain buruknya rilis kinerja, pelaku pasar juga mendapatkan sentimen negatif dari rilis data PMI Composite Juli yang turun ke posisi 47,5 dari posisi 52,3 pada bulan sebelumnya.

Dari Eropa, bursa saham bergerak menguat pada perdagangan akhir pekan lalu. Pelaku pasar mencerna beberapa rilis data ekonomi serta menganalisa arah kebijakan moneter setelah Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga pada hari sebelumnya.

Sedangkan bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Jumat (22/7). Pasar merespons rilis inflasi Jepang yang sebesar 2,2 persen (yoy) pada Juni, sesuai dengan ekspektasi konsensus.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 239,71 poin atau 0,86 persen ke 27.674,95, indeks Hang Seng turun 139,52 poin atau 0,68 persen ke 20.469,62, dan indeks Straits Times meningkat 22,55 poin atau 0,71 persen ke 3.203,89.

(Antara)

(Rizky Zulkarnain)