Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham (IHSG) pada perdagangan akhir pekan pagi ini dibuka di zona hijau. Mengawali perdagangan hari ini, indeks dibuka naik 0,49% ke 5.175,78 setelah sebelumnya turun 0,66%. Sementara itu IHSG pada penutupan perdagangan Kamis (7/5) kemarin melemah 0,67% ke level 5.150,49. Pelemahan tersebut terjadi seiring penurunan 174 saham. Sementara itu 229 saham stagnan dan 109 saham menguat.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 25,298 poin (0,49%) ke level 5.175,784. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 6,427 poin (0,72%) ke level 896,470. Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (8/5/2015), IHSG dibuka bertambah 27,311 poin (0,53%) ke level 5.177,797. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 8,112 poin (0,91%) ke level 898,155. Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menanjak 33,973 poin (0,66%) ke level 5.184,838. Sementara Indeks LQ45 melonjak 8,443 poin (0,95%) ke level 898,793.
Pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (8/5), Asjaya Indosurya Securities memprediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak pada kisaran 5.088 – 5.285. “Diprediksi berpotensi mengalami technical rebound di akhir perdagangan pekan ini,” kata kepala riset Asjaya Indosurya Securities William Surya wijaya dalam risetnya, Jumat (8/5).
Menurutnya, pergerakan dengan rentang support 5088 dan target resistance berada pada level 5285 berpotensi untuk digapai dalam beberapa waktu mendatang. “Menjelang kembali rilis nya data ekonomi dalam waktu dekat,” ucap dia.
Adapun sejumlah saham yang dapat dipilih hari ini antara lain PWON, GGRM, WIKA, BBNI, JSMR, TLKM, dan ASII.
Sementara itu, saham-saham di Wall Street didorong lebih tinggi pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena harga minyak mendingin dan raksasa e-dagang Tiongkok Alibaba melonjak didorong penjualannya yang kuat.
Pada bel penutupan, Dow Jones Industrial Average pada 17.925,50, naik 83,52 poin (0,47 persen). Indeks berbasis luas S&P 500 bertambah 7,90 poin (0,38 persen) pada 2.088,05, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq naik 25,90 poin (0,53 persen) menjadi 4.945,54.
Harga minyak mentah AS turun kembali di bawah 60 dolar AS per barel pada Kamis. Lonjakan harga minyak berkontribusi pada hilangnya 1,6 persen di S&P 500 dalam dua sesi sebelumnya.
Art Hogan, kepala strategi pasar di Wunderlich Securities, mengatakan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga mengurangi kekhawatiran. “Jika Anda melihat beberapa gejolak yang Anda lihat di pasar selama beberapa hari terakhir, beberapa faktor telah tenang,” kata Hogan.
Alibaba melonjak 7,5 persen karena penjualannya naik 45 persen menjadi 2,81 miliar dolar AS. Perusahaan menunjuk direktur operasional Daniel Zhang sebagai kepala eksekutif, menggantikan Jonathan Lu. Yahoo, yang memiliki saham di Alibaba, naik 5,2 persen.

Artikel ini ditulis oleh: