Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan awal pekan ini, Senin (27/4), Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 5.401– 5.485.
“IHSG sepanjang pekan lalu telah memberikan angin segar dengan melimpahnya capital inflow dalam jumlah luar biasa,” kata Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya dalam risetnya, Senin (27/4).
Menurutnya, hal itu tentunya memberikan gambaran IHSG pada dasarnya masih cukup memikat investor. “Kondisi perekonomian negara yang masih cukup stabil juga turut menjadi salah satu faktor penunjang kepercayaan investor,” ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, ditambah juga laporan kinerja beberapa emiten yang juga cukup bagus turut menopang kenaikan IHSG. “Walapun terlihat kondisi IHSG mengalami tekanan, namun jika kita cermati lebih detil pada kenyataannya selama sepekan IHSG tercatat mengalami kenaikan tipis,” tambah William.
Ia menjelaskan, hal tersebut juga tentunya menunjukkan IHSG sedang melewati proses konsolidasi sehat dengan potensi melanjutkan penguatan menuju level resisten 5.485. Selama support dapat bertahan pada level 5.401, kenaikan akan menjadi kokoh jika IHSG mampu menembus level resisten dan berhasil bertahan di atas resisten.
“Time frame jangka panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend,” ucapnya.
Dalam risetnya, William juga mengemukakan sejumlah saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini, yakni TLKM, PGAS, LSIP, UNVR, BBNI, KAEF, INDF, dan JSMR.
Artikel ini ditulis oleh:

















