Suasana penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (8/11). Pada perdagangan hari ini berakhir memerah setelah kemarin berhasil mencetak rekor tertinggi. Bursa saham Tanah Air ditutup turun ke level 6.049,38 atau melemah 11,07 poin setara dengan 0,18%. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/2) dibuka menguat 27,36 poin seiring dengan harapan positif pasar terhadap ekonomi nasional.

IHSG BEI dibuka menguat 27,36 poin atau 0,41 persen menjadi 6.618,94, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,29 poin (0,47 persen) menjadi 1.114,20.

“Sentimen dari dalam negeri yang relatif positif menjaga pergerakan IHSG,” kata Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya di Jakarta, Senin.

Ia mengemukakan bahwa meski neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2018 mencatat defisit sebesar 0,68 miliar dolar AS. Namun, pasar memiliki ekspektasi positif kinerja neraca perdagangan ke depan akan membaik seiring berlanjutnya pemulihan ekonomi dunia dan harga komoditas global.

Ia menambahkan bahwa positifnya harapan investor terhadap ekonomi nasional membuka peluang bagi IHSG untuk menguat lebih tinggi. Diprediksi, IHSG akan bergerak di kisaran 6.492-6.671 poin pada awal pekan ini.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan bahwa laporan laba dari sejumlah emiten yang telah dirilis menunjukan pertumbuhan, diharapkan menjadi penopang bagi IHSG pada pekan ini.

“Sentimen di pasar cukup bervariasi, namun laporan laba yang positif dapat menjadi penopang bagi IHSG,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 257,06 poin (1,18 persen) ke 21.976,59, indeks Hang Seng menguat 599,83 poin (1,97 persen) ke 30.115,43 dan Straits Times menguat 24,21 poin (0,71 persen) ke posisi 3.467,07.

ANT