Jakarta, Aktual.co — Deputi Direktur Departemen Asia dan Pasifik International Monetary Fund (IMF), Kalpana Kochar mengatakan bank pembiayaan, seperti Asia Infrastructure Investment Bank (AIIB) bukan menjadi hambatan atau musuh bagi IMF. Pasalnya, infrastruktur menjadi salah satu modal bagi pertumbuhan ekonomi. 
“Infrastruktur sangat potensial bagi perekonomian, jadi itu saya rasa sangat baik,” ujar Kochar di gedung Bank Indonesia (BI) Jakarta, Kamis (7/5).
Lebih lanjut dikatakan dia, yang paling terpenting saat ini bagi negara-negara di Asia dan Pasifik, khususnya di Indonesia adalah implementasi yang kokoh dari kebijakan yang telah dibuat. Kochar juga mengatakan bahwa kebijakan yang dibuat pemerintah Indonesia, yaitu penghapusan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang dialihkan pada infastruktur sangat baik bagi pertumbuhan ekonomi. 
“Itu sangat bagus, waktu yang akan berbicara nanti dampaknya seperti apa,” pungkasnya. 
Sebelumnya, Kepala IMF, Christine Lagarde mengatakan IMF akan sangat terbuka pada AIIB. Menurutnya, terdapat ruang yang besar bagi IMF untuk bekerja sama dengan AIIB dalam hal pembiayaan infratruktur. 
Lagarde saat menghadiri China Development Forum beberapa waktu lalu mengatakan bahwa World Bank juga akan bekerja sama dengan AIIB. Saat ini, AIIB memiliki 30 anggota dari negara-negara di Asia dan Eropa. 

Artikel ini ditulis oleh: