Jakarta, Aktual.com – Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar Ridwan Hasan mengatakan Indonesia dan Qatar merayakan hari persahabatan dan 46 tahun hubungan diplomatik.

“Kerja sama global atau multilateralisme sudah ada dalam DNA bangsa Indonesia. Dan kami percaya, hari-hari ini kita memerlukan global solidarity yang lebih besar dari sebelumnya” kata Ridwan Hasan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (7/10).

Menurut Ridwan, kolaborasi antara negara maju dan negara berkembang adalah keharusan untuk menyelesaikan isu-isu krusial seperti perubahan iklim, transisi energi dan transformasi digital.

Ridwan menegaskan bahwa Qatar adalah mitra penting bagi Indonesia dan kerja sama antara Indonesia dan Qatar di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya berada di tahap yang luar biasa.

Sebagai simbol persahabatan hubungan kedua negara, bendera dan foto Presiden Indonesia Joko Widodo ditampilkan bersandingan dengan bendera Qatar dan foto Amir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al Thani.

Foto kedua pemimpin itu muncul di salah satu Menara Kembar Al Jaber Twin Tower di Doha dan foto bendera Indonesia juga ditampilkan di Sheraton Hotel yang menjadi ikon gedung bersejarah di Qatar.

Perayaan hari persahabatan dilakukan bersamaan dengan resepsi diplomatik yang digelar KBRI Doha dan dihadiri sekitar 400 tamu undangan yang terdiri atas duta besar negara sahabat, diplomat, pebisnis, diaspora dan friends of Indonesia.

Resepsi Diplomatik dalam rangka perayaan HUT RI ke-77 tersebut juga dihadiri Menteri Wakaf dan Urusan Agama Islam Qatar H.E. Ghanem bin Shahen bin Ghanem Al Ghanim.

Indonesia mulai membuka hubungan diplomatik dengan Qatar pada 1976. Diaspora Indonesia di Qatar diakui perannya dalam pembangunan di Qatar, karena mereka merupakan salah satu kelompok pertama yang bergabung ketika Qatar baru merintis industrialisasi gasnya pada 1990-an.

Resepsi diplomatik dibuka dengan sambutan dari Ridwan dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta bagi para korban insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang.

(Warto'i)