Jakarta, aktual.com – Indonesia menolak tuntutan Amerika Serikat untuk membeli drone buatan AS sebagai bagian dari perjanjian perdagangan antara kedua negara, demikian dilaporkan surat kabar The Straits Times dengan mengutip sumber-sumber terkait.

Indonesia telah menyetujui sejumlah besar persyaratan yang diajukan Amerika Serikat dalam perundingan perdagangan, termasuk rencana untuk mengimpor bahan bakar dari AS sebagai pengganti Singapura, menurut laporan tersebut pada Rabu (28/1).

Namun demikian, Indonesia menolak ketentuan yang dinilai melanggar konstitusi, termasuk tuntutan untuk membeli drone AS guna mengawasi Laut China Selatan, tambah laporan itu.

Menurut surat kabar tersebut, kedua pihak hampir mencapai kesepakatan untuk menurunkan tarif AS dari 32 persen menjadi 19 persen. Indonesia juga dilaporkan berencana melonggarkan pembatasan impor mobil asal Amerika serta menghapus hambatan terhadap pasokan peralatan teknologi dan medis dari AS.

Perundingan antara kedua pihak masih berlangsung dan saat ini berfokus pada finalisasi kesepakatan serta penyelesaian masalah-masalah administratif, demikian isi laporan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain