1 dari 5
Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kanan) mengamati maket yang dipamerkan pada Indonesian Aquaculture (Indoaqua) dan Asia Pacific Aquaculture (APA) 2016 di Surabaya, Jawa TImur, Selasa (26/4). Kegiatan yang berlangsung hingga 29 April 2016 dan diikuti peserta dari sekitar 46 negara tersebut diharapkan menjadi wadah saling bertukar informasi mengenai inovasi serta potensi bisnis budi daya perikanan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/ama/16
Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (ketiga kanan) didampingi Menteri Perindustrian Saleh Husin (keempat kiri) mencoba krupuk ikan ketika mengunjungi pameran Indonesian Aquaculture (Indoaqua) dan Asia Pacific Aquaculture (APA) 2016 di Surabaya, Jawa TImur, Selasa (26/4). Kegiatan yang berlangsung hingga 29 April 2016 dan diikuti peserta dari sekitar 46 negara tersebut diharapkan menjadi wadah saling bertukar informasi mengenai inovasi serta potensi bisnis budi daya perikanan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/ama/16
Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengamati bibit ikan pada aquarium yang dipamerkan pada Indonesian Aquaculture (Indoaqua) dan Asia Pacific Aquaculture (APA) 2016 di Surabaya, Jawa TImur, Selasa (26/4). Kegiatan yang berlangsung hingga 29 April 2016 dan diikuti peserta dari sekitar 46 negara tersebut diharapkan menjadi wadah saling bertukar informasi mengenai inovasi serta potensi bisnis budi daya perikanan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/ama/16
Pengunjung mengamati bibit ikan pada aquarium yang dipamerkan pada Indonesian Aquaculture (Indoaqua) dan Asia Pacific Aquaculture (APA) 2016 di Surabaya, Jawa TImur, Selasa (26/4). Kegiatan yang berlangsung hingga 29 April 2016 dan diikuti peserta dari sekitar 46 negara tersebut diharapkan menjadi wadah saling bertukar informasi mengenai inovasi serta potensi bisnis budi daya perikanan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/ama/16
Pengunjung mengamati bibit ikan pada aquarium yang dipamerkan pada Indonesian Aquaculture (Indoaqua) dan Asia Pacific Aquaculture (APA) 2016 di Surabaya, Jawa TImur, Selasa (26/4). Kegiatan yang berlangsung hingga 29 April 2016 dan diikuti peserta dari sekitar 46 negara tersebut diharapkan menjadi wadah saling bertukar informasi mengenai inovasi serta potensi bisnis budi daya perikanan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/ama/16
Artikel ini ditulis oleh:
Antara

















