Jakarta, Aktual.com – Harga-harga di Jakarta alami inflasi di bulan November sebesar 0,12 persen dibanding bulan sebelumnya (mtm). Setelah bulan sebelumnya alami deflasi 0,05persen (mtm).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI, Doni P. Joewono mengatakan inflasi November 2015 tergolong rendah dibanding inflasi nasional dan rata-rata lima tahun sebelumnya (2009 – 2013) yang berada pada angka 0,21persen.

Rendahnya tekanan inflasi November terutama dipicu masih terjadinya deflasi pada kelompok bahan makanan.

“Akibat masih berlanjutnya proses koreksi harga khususnya pada komoditas daging dan bumbu-bumbuan,” kata Doni, dalam keterangan tertulis kepada Aktual.com, Jakarta, Jumat (4/12).

Rendahnya inflasi November, ujar dia, juga turut dipengaruhi menurunnya inflasi di kelompok sandang. “Menyusul turunnya harga emas perhiasan di Jakarta yang mengikuti tren penurunan harga emas internasional yang menyentuh titik terendah dalam lima tahun terakhir,” kata dia.

Perkembangan inflasitahun berjalan sampai dengan November 2015 yang baru mencapai 2,56 persen merupakan capaian angka terendah dalam lima tahun terakhir.

Bila dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, inflasi November juga menurun cukup tajam. Menjadi 5,38 persen (yoy) dari 6,76 persen (yoy) di bulan sebelumnya.

()

()