Foto kombo menunjukkan foto pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, handout Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Selasa (10/5), dan calon presiden Amerika Serikat dari partai Republik Donald Trump yang difoto setelah wawancara dengan Reuters di kantornya di Trump Tower, kawasan Manhattan, New York, Selasa (17/5). Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, mengungkapkan keinginannya berbicara empat mata dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, untuk mencoba menghentikan program nuklir Pyongyang. ANTARA FOTO/REUTERS/KCNA handout via Reuters/File Photo & REUTERS/Lucas Jackson/File Photo/djo/16

London, aktual.com – Tekad Korea Utara untuk pelucutan nuklir adalah tanda bahwa pemimpinnya, Kim Jong-un, akhirnya mengindahkan pesan itu setelah bertemu dengan Presiden AS Donald Trump, kata pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson, Selasa (12/6).

Sebelumnya, Trump dan Kim berjanji bekerja mewujudkan pelucutan nuklir menyeluruh di Semenanjung Korea dan Washington bertekad memberikan jaminan keamanan.

Dengan membaca pernyataan dari Johnson, juru bicara Perdana Menteri Theresa May mengatakan kepada wartawan, “Kami menyambut bahwa Presiden Trump dan Kim Jong-un mengadakan pertemuan membangun. Itu langkah penting menuju ketenangan kawasan, yang penting bagi pertumbuhan ekonomi dunia.”

Dia menambahkan, “Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan kami berharap bahwa Kim terus berunding dengan itikad baik menuju pelucutan nuklir menyeluruh, yang dapat dipastikan dan tidak berubah.”

 

Antara/Reuters

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang