Ilustrasi Ginkgo Biloba/Flickr

Jakarta, Aktual.com – Ahli gizi dari Herbal Revival Malaysia, Lian Hooi San mengatakan ada dampak yang muncul akibat sirkulasi darah memburuk. Dampaknya yaitu tangan dan kaki terasa dingin, mati rasa, kelelahan tubuh, kram, sakit kepala, atau disfungsi ereksi pada pria.

“Jika mengalami gejala tersebut, kita seharusnya waspada,” kata ahli gizi dari Herbal Revival Malaysia Lian Hooi San yang melakukan penelitian bersama Thomson Health.

Kemacetan sirkulasi darah juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

“Aliran darah yang macet menyebabkan oksigen dan nutrisi tidak dapat dialirkan mencapai organ, jaringan dan sel tubuh secara baik, sehingga meningkatkan risiko serangan jantung dan juga stroke,” ujar Lian Hooi San dalam keterangan tertulis, Rabu (24/11).

Di dalam penelitiannya, Lian Hooi San menjelaskan ekstrak ginkgo biloba mampu melebarkan pembuluh darah dan memberi efek fibrinolitik untuk penggumpalan darah.

Ginkgo selain bisa memperindah taman juga memiliki beberapa manfaat sebagai berikut.

Manfaat Ginkgo

Ramuan alami ginkgo biloba terbukti bisa meningkatkan sirkulasi darah dan mengatasi gejala penyakit akibat kurang lancarnya aliran darah. Ekstrak ginkgo juga punya efek fibrinolitik.

Kandungan flavonoid dan terpenoid dalam tanaman tersebut punya kemampuan melindungi sel jantung dan saraf karena berfungsi sebagai antioksidan serta mengurangi peradangan.

Khasiat lain dari ginkgo adalah bisa meningkatkan daya fokus atau konsentrasi. Mengonsumsi ginkgo juga menunjukkan efek dalam memperlambat perkembangan penyakit alzheimer.

Ekstrak ginkgo biloba yang dikombinasikan dengan pengobatan aspirin dapat membantu pemulihan otak dan saraf setelah serangan stroke iskemik.

Penelitian dari manfaat ginkgo biloba ini menjadi fokus Thomson untuk memasarkan ekstrak ginkgo biloba selama hampir 30 tahun.

Dalam suplemen bernama Thomson Activated Ginkgo yang memakai daun ginkgo jepang dengan pengolahan menggunakan teknologi asal Jepang agar bahan-bahan aktifnya dalam tubuh. Produk ini telah digunakan selama lebih dari 10 tahun oleh dokter spesialis syaraf di Singapura.

(Shavna Dewati Setiawan | JPNN)

(Aktual Academy)