Jakarta, Aktual.co —Ada beberapa korban akibat peristiwa tawuran warga di Jl. Tambak Ujung Menteng Jakarta Pusat, antara Warga Tambak Menteng Jakarta Pusat dengan Warga Tebet Manggarai Jakarta Selatan pukul 15.30 wib, Kamis (25/12) mengakibatkan sejumlah korban dari warga Tambak dan aparat Kepolisian.
Berdasarkan data yang diterima Aktual, ada korban dari pihak warga dan kepolisian:
1. Apdan, alamat RT 02/06 Tambak. Kena slongsong gas air mata dan kena kemaluan (lecet).
2. Aung, alamat RT 02/06 Tambak. Kena lemparan batu kepala bagian atas..
3. Sarifudin, alamat RT 05/06 Tambak. Kena lemparan batu dan luka pada mata bagian kiri (memar).
4. Aji, alamat RT 04/06 Tambak. Kena petasan dan luka mata sebelah kiri.
5. Pele, alamat RT 02/06 Tambak. Kena Mimis dan Luka lengan kiri.
Sementara untuk korban dari aparat kepolisian adalah Brigadir M. Adi. Anggota Polsub sektor Blora ini mengalami luka memar di bagian leher karena petasan yang digunakan massa untuk tawuran.Untuk sementara korban telah berobat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Tambak dan tidak ada yang dirawat inap.
Berdasarkan penelusuran Aktual, tawuran ini bermula dengan adanya 5 rombongan motor roda dua yang tidak memakai helm, dari Tambak menuju Manggarai.
Tiba-tiba rombongan tersebut menembakkan sesuatu ke arah Pos Pantau yang disaksikan oleh Aiptu Radiman (Padal Polsek Metro Menteng). Kemudian, Brigadir M. Ady (Anggota Supsektor Blora) mengejar rombongan tersebut dan sempat menembakan peringatan, namun sayangnya rombongan tersebut kabur mengarah wilayah Tebet. Selanjutnya warga kedua belah pihak keluar hingga terjadilah tawuran warga.
Pada sekitar pukul 16.15 wib, meski tawuran warga ini selesai, namun sejumlah warga tidak meninggalkan lokasi. Ada beberapa masih berada di pinggir jalan tambak Ujung. Sekitar pukul 16.25 wib, warga Tebet Manggarai Jakarta Selatan kembali keluar dan memberikan serangan balik dengan menembakan petasan ses der, ke arah warga Tambak.
Aparat Kepolisan Resort Jakarta Pusat kemudian turun dan memberikan imbauan agar warga Ttambak tidak melawan. Meski akhirnya petugas terpaksa menembakkan gas air mata untuk meredam tawuran berulang kembali.
Sekitar pukul 16.40 wib, warga yang terlibat tawuran tersebut bisa dihalau oleh petugas Kepolisian.
Artikel ini ditulis oleh:














