Jakarta, Aktual.com – Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono mengatakan bahwa aksi demo di depan DPR RI yang berakhir ricuh mengakibatkan 265 mahasiswa dan 39 polisi yang menjadi korban luka berawal damai tidak ada gangguan.

“Pada pagi pukul 08.00 pagi sudah ada, kemudian sampai jam 02.00 siang mereka mulai masuk ruas jalan tol, tapi situasi masih aman dan kondusif,” katanya, Rabu (25/9).

Dikatakan Eddy saat memasuki pukul 16.00 WIB, perwakilan mahasiswa meminta bertemu dengan pimpinan DPR untuk mediasi.

“Dari pihak kepolisian berkoordinasi dengan pak Sekjen (DPR), pak Sekjen menyampaikan bahwa Ketua DPR bersama pimpinan lainnya siap menerima,” paparnya.

“Tetapi dari adik-adik mahasiswa menghendaki Ketua DPR dan pimpinannya untuk datang ke tengah-tengah adik-adik mahasiswa yang sedang laksanakan unjuk rasa. Tentunya ini tidak bisa karena melihat berbagai faktor tentunya,” sambung Gatot.

(Abdul Hamid)