Presiden Iran Hassan Rouhani

Jakarta, Aktual.com-Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan Iran bakal meningkatkan kemampuan peluru kendalinya dan tidak akan meminta izin kepada negara mana pun guna meningkatkan kemampuan persenjataannya. Pernyataan ini merujuk pada pernyataan Presiden AS Donald Trump.

Rouhani berbicara di depan parade militer dan kantor berita negara itu mengatakan jika senjata yang dipamerkan merupakan rudal balistik terbaru dengan jarak tempuh 2.000 km. Senjata mutakhir itu memiliki kemampuan berbagai jenis hulu ledak.

Pada pidatonya di Majelis Umum PBB kemarin, Presiden AS Donald Trump menyebut jika Iran tengah membangun kemampuan persenjataan rudal. Selain itu Trump menuduh Iran mengekspor senjata itu ke Yaman , Suriah dan negara lainnya di Timur Tengah.

Rouhani juga mengkritik kesepakatan antara AS serta enam negara indutri maju dengan Iran yang menyepakati pembatasan program nuklir dengan imbalan sanksinya dihapus.

Pada pidato yang disiarkan secara luas, pemimpin Iran itu menyebutkan jika Iran akan terus meningkatkan kekuatan militer untuk pertahanan. “Kami akan meningkatkan kemampuan rudal dan kami tidak akan meminta izin kepada negara manapun,”tegas dia,

“Semua negara di dunia mendukung kesepakatan nuklir di Majelis Umum PBB tahun ini …kecuali AS dan negara Zionis Israel,” kata Rouhani seperti dikutip Reuters, Sabtu (23/9).

(Bawaan Situs)