Jakarta, Aktual.com-Platform video streaming Bigo Live Indonesia berkomitmen untuk melawan konten negatif dan hate speech selama berlangsungnya moment pilkada serentak 2018 dengan memperkuat sistem keamanan konten dan mensiagakan 30 orang karyawan untuk mongawasi konten negatif.

Puji Agung Budiman, Communication & Goverment Relation Manager Bigo Live Indonesia, menyebut pihaknya telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan penyelenggara pemilu dan regulator untuk memerangi konten hoax atau berita palsu yang diprediksi marak beredar di platform media sosial selama pemilihan kepala daerah.

“‎Deklarasi Internet Indonesia lawan hoax ini merupakan langkah kongkrit kami untuk memerangi hoax yang beredar di media sosial terutama pada platform kami, kami juga sudah menyiapkan semuanya untuk melawan hoax ini,” jelas Puji seperti dikutip dari Bisnis, Rabu (31/1)..

Pihaknya sendiri sambung Puji telah menyiapkan dua sistem pemantauan, secara otomatis dan manual.

Sementara itu sistem otomatis berupa teknologi ‎artificial intelligen (AI), sememtara secara manual Bigo Live akan mengerahkan sebanyak 30 karyawan untuk mengawasi konten negatif selama 24 jam yang terbagi menjadi 3 shift.

“‎Model filtering seperti ini sangat efektif dan ini bentuk keseriusan kami menangkal konten negatif yaitu tidak hanya mendengarkan saran dari pemerintah tapi juga dari masyarakat,” jelas dia

‎Puji menambahkan media sosial akan menjadi salah satu alat yang dipakai untuk menyebarkan konten negatif oleh oknum tertentu selama pemilihan kepala daerah berlangsung Meski demikian, dia berpendapat apa yang terjadi di media sosial tidak akan meluas hingga ke dunia nyata.

“Kalau kami melihatnya hate speech itu sebenarnya hanya akan ada di media sosial ya sepertinya dan itu tidak akan sampai ke dunia nyata dan hal itu tidak perlu dibesar-besarkan juga sepertinya,” tukas Puji.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs