Teheran, aktual.com – Pemerintah Iran mengecam keras pernyataan sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS), termasuk Presiden Donald Trump, yang berniat mengintervensi urusan dalam negeri Iran yang tengah dilanda unjuk rasa besar.
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran mengatakan bahwa langkah tak bertanggung jawab tersebut adalah kelanjutan dan langkah ilegal dan perundungan AS terhadap bangsa Iran.
Pernyataan tersebut, selain melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan hukum internasional terkait kedaulatan negara, juga merupakan hasutan tindak kekerasan dan terorisme melawan rakyat Iran.
Kemlu Iran menyebut klaim AS “menyayangi” bangsa Iran sebagai ungkapan yang munafik serta upaya membohongi publik dan menutup-nutupi kejahatan yang telah dilakukan mereka terhadap Iran.
Iran kemudian menyoroti pentingnya peran dan tanggung jawab Sekretaris Jenderal PBB dan Dewan Keamanan PBB untuk melindungi perdamaian dan keamanan internasional menghadapi sikap sepihak AS.
Ditegaskan pula bahwa rakyat Iran tidak akan mengizinkan adanya intervensi dengan niat buruk dalam proses dialog untuk mengatasi masalah dalam negeri.
Kemlu Iran menyebut sejumlah peristiwa bersejarah yang memberi contoh jelas akan kebencian AS terhadap Iran, antara lain kudeta terhadap Perdana Menteri Mohammad Mossadegh pada 1953, dukungan terhadap Irak dalam perang melawan Iran, serta penembakan pesawat penumpang di Teluk Persia pada 1988 yang menewaskan 300 orang.
Kemudian, dukungan terhadap Israel dalam serangan terhadap infrastruktur vital dan fasilitas nuklir pada 2025, pembunuhan dan teror terhadap rakyat Iran, serta sanksi berat selama puluhan tahun yang menyerang hak dasar dan kehidupan rakyat Iran.
Kemlu Iran juga memandang bahwa ancaman yang disampaikan pejabat AS terhadap negaranya adalah selaras dengan kebijakan rezim Zionis Israel yang ingin meningkatkan ketegangan di kawasan.
Republik Islam Iran akan merespons setiap agresi secara cepat, tegas, dan komprehensif, demikian Kemlu Iran.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















