Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto angkat bicara terkait isu reshuffle kabinet di pemerintahan Jokowi-JK yang  kian berhembus kencang. Dalam hal ini, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu menilai tim ekonomi Jokowi-JK yang ada di Kabinet Kerja sangat lemah, sehingga perlu di reshuffle.
Lemahnya kinerja tim ekonomi Jokowi, kata Agus, bisa terlihat dari kurs rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Agus menilai, kinerja tim ekonomi Jokowi belum mampu me-recovery laju rupiah di pasar dunia. Kenaikan laju Rupiah yang hanya bertahan sebentar pun tak bisa diharapkan.
“Yang ingin kami sampaikan bahwa tim ekonomi Pak Jokowi bukan hanya Kementerian Perekonomian, tim perekonomiannya Pak Jokowi di kabinet ini sangat lemah. Dollar kita ketahui betul-betul kita tidak bisa me-recovery, sekarang memang ada naik tapi belum bisa diharapkan. Ekonomi kita menurut saya turun drastis” ujar Agus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/4).
Tim ekonomi Jokowi, lanjut Agus, juga tidak memiliki kapabilitas. Sehingga Presiden Jokowi perlu memberikan perhatian kepada tim ekonominya itu. “Jadi tim ekonominya betul-betul tidak memenuhi kapabilitas sebagai menteri yang ada di sana. Sehingga ini memerlukan sebuah perhatian,” ujarnya.
Dalam hal ini, Agus mencontohkan, terkait beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang kini sudah tidak dikonsumsi dan dirasakan lagi oleh yang berhak, melainkan oleh masyarakat kelas bawah.
“Beras yang dulu untuk raskin itu sekarang sudah dikonsumsi masyarakat kita yang kelas bawah. Sedangkan masyarakat raskin sudah sangat sedikit sekali menerima raskin,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh: