Jakarta, Aktual.co — Indonesia Traffic Watch (ITW) mengingatkan agar pemerintah agar berupaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas pada musim mudik Lebaran 2015 yang sudah diambang pintu. Dalam hal ini ITW menilai bahwa pemerintah harus serius menyiapkan infrastruktur dan sarana prasarana lalu lintas dan angkutan jalan.Serta menyiapkan transportasi umum yang bisa memberikan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran lalu lintas.
“Apabila jumlah kecelakaan dan korban jiwa meningkat pada musim mudik 2015 nanti, itu adalah bukti, pemerintah belum maksimal menjaga keselamatan warganya saat menggunakan jalan raya. Padahal pemerintah wajib mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan kepada aktual.co, Rabu (27/5).
Dikatakan Edison bahwa persoalan lalu lintas dan angkutan jalan khususnya memasuki musim mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri, masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. Karena musim mudik sendiri tingkat kemacetan dan kecelakaan merupakan peristiwa paling mengerikan. Dimana setiap musim mudik jumlah korban jiwa di jalan raya terus berjatuhan.
Edison menjelaskan, jumlah kecelakaan pada saat arus mudik dan arus balik Lebaran pada 2014 tercatat sebanyak 3.057 kejadian, sedangkan pada 2013 sebanyak 3.675 kasus. Sementara jumlah korban jiwa akibat kecelakaan pada musim mudik 2014 sebanyak 538 jiwa sedangkan pada 2013 sebanyak 686 orang.
“Pemerintah harus serius menjaga keselamatan warganya, jangan membiarkan rakyatnya mati sia-sia di jalan raya,” paparnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid














