Lebak, aktual.com – Pemerintah Kabupaten Lebak ,melalui Dinas PUPR Kabupaten setempat menunjukkan komitmennya dalam menjaga konektivitas antarwilayah dengan bergerak cepat menangani jalan putus akibat longsor di Desa Sangiang Jaya, Kecamatan Cimarga.
Penanganan ini dilakukan melalui skema pemeliharaan rutin menggunakan anggaran APBD sebagai respons atas kerusakan yang dipicu tingginya curah hujan pada musim hujan awal tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriyandi, menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat amblasnya badan jalan yang kemudian mengganggu aliran air hingga memicu pergerakan tanah.

“Peristiwa ini terjadi saat musim hujan sekitar Januari. Badan jalan amblas, air masuk ke dalam struktur tanah dan menyebabkan longsor,” ujarnya, Senin (6/4/2026) .
Sebagai langkah penanganan, Dinas PUPR telah menyiapkan material utama berupa box culvert yang saat ini sudah berada di lokasi. Proses pekerjaan fisik akan segera dimulai dalam waktu dekat, seiring dengan mobilisasi alat berat untuk mendukung pemasangan konstruksi.
“Material sudah siap. Tinggal menunggu ekskavator untuk pemasangan. Insya Allah segera kita mulai,” katanya.
Penanganan difokuskan pada pemasangan box culvert untuk mengatur aliran air agar tidak kembali merusak badan jalan. Selain itu, akan dilakukan penguatan struktur di bagian hulu dan hilir menggunakan bronjong guna meningkatkan ketahanan terhadap potensi longsor susulan.

“Aliran air kita arahkan melalui box culvert, kemudian diperkuat dengan bronjong di sisi-sisinya agar konstruksi lebih kokoh dan tahan lama,” jelasnya.
Tidak hanya penanganan darurat, Pemkab Lebak juga memastikan bahwa setelah pemasangan struktur utama selesai, akan dilakukan penataan lanjutan pada badan jalan agar kembali layak dilalui masyarakat.
“Kita rapikan kembali jalannya, termasuk penguatan di titik rawan. Ini bukan sekadar perbaikan sementara, tapi kita pastikan lebih kuat ke depan,” tambahnya.
Melalui skema pemeliharaan rutin ini, Pemkab Lebak menegaskan kehadirannya dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga aksesibilitas yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Pemerintah memastikan seluruh tahapan dilakukan secara optimal agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan.
“Kami mohon masyarakat bersabar. Penanganan segera dilaksanakan, dan kami pastikan akses akan kembali normal secepatnya,” pungkasnya.
Langkah sigap ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Lebak terus hadir di tengah masyarakat, memastikan infrastruktur tetap terjaga meski dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem. (ADV)
(Ade supardi)
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















