Jakarta, Aktual.co — Politikus Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana, mengaku kaget ketika diperdengarkan rekaman percakapan antara dirinya dengan mantan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Waryono Karno.
Dia menilai, seharusnya percakapan itu tidak perlu direkam, karena dirinya dengan Waryono tidak membicarakan sesuatu hal yang mencurigakan.
“Saya kaget direkam-rekam. Padahal rapat itu Kita ketawa-ketawa saja disitu,” ujar Sutan dalam persidangan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (21/5).
Sebelumnya, Kepala Biro Perencanaan Kementerian ESDM, Ego Syahrial mengaku bahwa dirinya yang dengan sengaja merekam pembicaraan antara Sutan dengan Waryono.
Menanggapi hal itu, Sutan mengklaim pertemuan yang digelar di restoran Endogin Hotel Mulia, 23 Mei 2013, hanya sekedar mengeluh soal rapat dengar pendapat antara Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR RI yang tak kunjung terlaksana.
“Ngeri-ngeri sedap itu. Rapat itu kan rapat penghematan, (anggaran) APBN-Perubahan maksudnya. Pak Ego wajahnya saja baru lihat sekarang,”pungkasnya.
Seperti diwartakan sebelumnya, dalam sidang lanjutan terdakwa Sutan Bhatoegana, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperdengarkan rekaman percakapan antara Sutan dengan Waryono Karno.
Dalam percakapan itu terdengar, jika Sutan mempersilahkan Waryono untuk berkoordinasi dengan staf pribadinya, Iryanto Muchyi. Koordinasi itu dilakukan agar jalannya rapat penetapan APBN-Perubahan Kementerian ESDM tahun anggaran 2013 bisa berjalan dengan lancar.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby