Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Kota Jakarta Timur kebut pembuatan ribuan sumur resapan. Kepala Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, Tuti Kurnia, mengatakan prosesnya saat ini sudah mencapai 80 persen dari total 1.040 sumur resapan di 10 kecamatan.
Sumur resapan itu tersebar 137 titik di Jatinegara, 87 titik di Matraman, 304 titik di Duren Sawit, 400 titik di Kramatjati, 100 titik di Pulogadung dan 15 titik di Cipayung.
Dijelaskan dia, selain untuk menampung air hujan, keberadaan sumur resapan juga diharapkan mampu mengurangi timbulnya genangan maupun banjir di wilayah Jakarta Timur yang memang rawan.
“Ada dua fungsi keberadaan sumur resapan, yaitu solusi untuk banjir dan yang kedua sebagai tempat penampungan air yang bisa digunakan saat kemarau,” ujar dia, di Jakarta, Kamis (18/12).
Secara teknis, dijelaskan dia, ada standar umum untuk pembuatan sumur resapan. Yaitu memiliki kedalaman 3,20 meter persegi, panjang 2 meter persegi dan lebar 1,2 meter. Serta di dalamnya dibuat tangki dari beton untuk menampung air.
“Air yang tertampung di sumur resapan nantinya bisa dimanfaatkan untuk menyiram taman,” ucapnya.
Dilansir dari beritajakarta.com, di salah satu titik lokasi pembuatan sumur resapan, terlihat sejumlah pekerja tengah beraktivitas memasang tangki, melakukan penggalian dan mengangkut tanah.
“Ada 40 titik yang sedang dikerjakan. Kita lagi pasang tangki untuk penampungan air,” kata Widiarto, salah seorang pekerja.
Seperti diketahui, tahun ini, Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta setidaknya akan membuat 3.620 titik sumur resapan di lima wilayah kota dan satu kabupaten di DKI Jakarta.
Diharapkan, tahun depan jumlah sumur resapan yang dibuat terus bertambah mengingat penanggulangan banjir menjadi salah satu prioritas yang harus segera diselesaikan Pemprov DKI Jakarta.
Artikel ini ditulis oleh:














