Medan, Aktual.co — Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto menegaskan bahwa PDIP menerapkan pola ‘tiga pintu’, yaitu melalui DPC, DPD dan DPP, dalam menjaring bakal calon kepala daerah.
Menurutnya, para kandidat bakal calon diminta tidak tergiur tawaran-tawaran yang mengatasnamakan partai, apalagi bersinggungan dengan adanya transaksi uang.
“Kita tidak akan dan tidak memperjuangkan rekomendasi untuk kepentingan transaksi, apalagi dengan pilkada serentak. DPP punya cara sendiri, dengan gotong royong untuk membiayai pilkada. Kepada balon, untuk percaya kepada struktur partai, buat apa dapat kekuasaan politik, kalau harus membeli suara rakyat,” kata Hasto, di aula bung Karno, jalan Hayam Wuruk, Medan, Senin (18/5).
Hasto menambahkan bahwa kekuasaan harus dimulai dengan cara-cara yang baik.
“Kekuasaan harus dimulai dengan cara yang baik, kami tidak cukup mengandalkan lembaga survei, kami harus bertemu langsung dengan para calon, apa motivasi maju menjadi kepala daerah,” kata Hasto, di aula bung Karno, jalan Hayam Wuruk, Medan, Senin (18/5).
Hal itu disampaikan saat membuka pelaksanaan Fit and Properties bakal calon kepala daerah yang akan diusung PDI Perjuangan pada pilkada serentak di Sumut.
Untuk diketahui, fit and proper tes balon kepala daerah yang akan diusung PDI Perjuangan di 23 kabupaten, akan berlangsung selama 3 hari berturut-turut.
Hari pertama, Senin (18/5) akan diikuti balon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari 13 kabupaten kota, berlanjut Selasa (19/5) diikuti 10 balon kabupaten kota.
Hari terakhir, Rabu (20/5) akan diikuti seluruh balon dengan fit and properties yang dilakukan oleh Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI). 

Artikel ini ditulis oleh: