Mekkah, aktual.com – Jamaah calon haji Indonesia diimbau Seksi Transportasi Daerah Kerja (Daker) Mekkah untuk mengingat empat nomor yang tertera di bus shalawat untuk memastikan jika ada barang tertinggal bisa ditemukan.

“Petugas kita di lapangan selalu lakukan ‘sweeping’ sebelum jamaah meninggalkan bus. Kalau hafal nomor bus Insya Allah ketemu,” kata Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja (Daker) Mekkah Asep Subhana di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (17/6).

Ia mengatakan petugas berkomitmen dengan perusahaan bus apabila ada barang jamaah yang tertinggal maka segera informasi ke seksi transportasi dan akan diambil di perusahaan bus untuk diserahkan ke jamaah.

Hingga saat ini, kata dia,  petugas transportasi sudah tiga kali menjemput barang jamaah yang tertinggal berupa tiga unit telepon seluler dan ada dompet berisi HP juga uang rupiah.

“Insya Allah dari tahun ke tahun sopir amanah, jika ada barang jamaah tertinggal memberitahu kita dan kita serahkan ke jamaah yang memiliki barang tersebut,” katanya.

Asep juga menyarankan agar tidak ada barang yang tertinggal, jamaah harus selalu fokus dengan barang bawaannya, jika perlu ditempatkan dalam satu tas terutama HP.

Pemerintah Indonesia menyiapkan layanan bus shalawat untuk jamaah calon haji di Mekkah yang akan mengantarkan mereka dari hotel ke Masjidil Haram. Layanan diberikan secara gratis selama 24 jam yang melayani lima rute dengan tiga terminal, yaitu Syib Amir, Bab Ali, dan Jiad..

Rute yaitu pertama, Mahbas Jin – Bab Ali disiapkan sebanyak 16 bus untuk melayani 19.288 yang tersebar di enam hotel di wilayah Mahbas Jin. Ada tiga halte pemberhentian yang telah disiapkan.

Kedua, rute Syisyah – Syib Amir. Ada 29 bus yang disiapkan untuk melayani 11.428 jemaah yang tinggal di sembilan hotel wilayah Syisyah. Di sini disiapkan tiga halte pemberhentian.

Ketiga, rute Raudhah – Syieb Amir. Total ada 53 bus untuk 21.015 jemaah yang tinggal di enam hotel wilayah Raudhah, dengan lima halte pemberhantian.

Keempat, rute Jarwal – Syieb Amir. Rute ini akan melayanu 24.904 jemaah yang tinggal di dua hotel wilayah Jarwal. Total ada 62 bus dengan dua halte.

Kelima, rute Misfalah – Jiad. Rute ini melayani 17.550 jemaah. Mereka tinggal di 13 hotel wilayah Misfalah dengan tujuh halte pemberhentian, demikian Asep Subhana.

(Antara)

(Rizky Zulkarnain)