Jakarta, Aktual.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak datar menjelang akhir pekan di tengah penguatan bursa saham global.

IHSG dibuka melemah 35,24 poin atau 0,52 persen ke posisi 6.783,51. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,93 poin atau 0,73 persen ke posisi 938,64.

“IHSG kami perkirakan akan bergerak sideways mengingat sentimen positif di bursa global, namun pasar komoditas cenderung bergerak agak bervariasi,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (9/12).

Dari eksternal, bursa AS semalam ditutup menguat. DJIA naik 0,55 persen, S&P500 menguat 0,75 persen, dan Nasdaq meningkat 1,13 persen.

Penguatan moderat tersebut diperkirakan terjadi dikarenakan data klaim tunjangan pengangguran yang rilis baru-baru ini dan naiknya saham-saham semikonduktor (Nvidia 6,5 persen) dan teknologi (Amazon 2,1 persen) setelah sell-off sebelumnya.

Rilis data ekonomi AS pada Kamis (8/12) malam kemarin menunjukkan klaim tunjangan pengangguran awal mencapai 230 ribu klaim, naik dibandingkan sebelumnya 226 ribu klaim.

Sementara itu klaim tunjangan pengangguran berkelanjutan mencapai 1,67 juta klaim, naik dari sebelumnya 1,61 juta klaim.

Di sisi lain, stock futures terpantau stagnan. Hal itu sebagian diperkirakan karena investor akan memantau rilis data ekonomi dalam seminggu ke depan.

Dari data, producer price index (PPI) AS dijadwalkan rilis pada Jumat malam ini.

Dari pasar komoditas, terpantau bergerak bervariasi. Nikel turun 4,33 persen menjadi 29.481 dolar AS per ton dan harga minyak Brent turun 1,32 persen menjadi 76,2 dolar AS per barel.

Harga minyak sawit mentah atau CPO turun 0,45 persen ke 3.951 ringgit per ton dan batu bara turun 2,96 persen menjadi 378,85 dolar AS per ton, dan emas naik 0,19 persen ke 1.802 dolar AS per troy ons.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 244,44 atau 0,88 persen ke 27.441,96 indeks Hang Seng naik 335,88 atau 1,79 persen ke 19.150,7, indeks Shanghai menguat 1,2 poin atau 0,04 persen ke 3.200,82, dan indeks Straits Times meningkat 9,36 poin atau 0,29 persen ke 3.234,81.

(Arie Saputra)