Jakarta, Aktual.co — Menjelang aksi mahasiswa pada 20 Mei mendatang, Presiden Jokowi seakan menunjukkan kekuatan dengan relawan pendukungnya dalam jambore Komunitas Juang Relawan Jokowi, di Cibubur, Jakarta Timur, beberapa hari lalu untuk melakukan perlawanan aksi 20 Mei.
Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo mengatakan bahwa langkah yang dilakukan oleh Presiden Jokowi tersebut menyebabkan masyarakat justru terkotak-kotak.
“Ini seperti unjuk dukungan atau semacam menggalang kekuatan,” ucapnya, Minggu (17/5) malam.
Pertemuan model itu, kata Bambang, justru akan memicu sikap antipati dan berpotensi menimbulkan konflik. Bambang khawatir, kalau presiden terus-menerus unjuk kekuatan dan lawan-lawan politiknya juga menggalang kekuatan melakukan kegiatan serupa, maka rakyat akan makin terkotak-kotak. 
“Jambore relawan Jokowi bukanlah aib, tapi kehadiran  Jokowi di acara itu tidak pas dan urgensinya dipertanyakan.  Saya kritik bukan karena benci tapi karena sayang Jokowi,’’ ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pada 20 Mei ini rencananya akan ada gerakan sejumlah elemen msyarakat dan mahasiswa menuntut janji-janji Jokowi dalam kampanye yang tidak terwujud hingga saat ini.

Artikel ini ditulis oleh: