Jakarta, Aktual.co — Panitia Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) menyoroti penemuan stiker berisi kampanye hitam persaingan kandidat yang mulai tersebar menjelang pelaksanaan pada Agustus mendatang.

“Kami menemukan ada stiker yang tulisannya bermuatan kampanye hitam dan ini sangat disayangkan,” ujar Sekretaris Panitia Daerah Muktamar 33 NU Thoriqul Haq kepada wartawan di Surabaya, Rabu (27/5).

Stiker berwarna dasar hijau dan kuning berbentuk persegi panjang itu bertuliskan “Ternyata,,,,PKB dalam Muktamar NU Ke-33 akan Memilih Tokoh Syiah, bukan Ahlussunah Annahdliyah. Perlukah Warga Nahdliyyin memilih PKB?” Tidak itu saja, di bawah isi stiker tersebut juga tertera tulisan “Hanya dibagikan untuk PCNU Se-Indonesia” yang ukuran tulisannya lebih kecil.

Menurut Thoriq, panggilan akrabnya, isi dalam stiker tersebut tidak masuk akal karena ini Muktamar NU, bukan Muktamar Syiah.

Selain itu, lanjut dia, PKB dalam hal pelaksanaan Muktamar NU tidak masuk dalam urusan dukung-mendukung, melainkan hanya berikhtiar untuk ikut terlibat dalam kesuksesan Muktamar, khususnya dalam hal pelaksanaan.

“Soal siapa yang akan ditunjuk menjadi Rais Aam maupun Ketua Umum PBNU mendatang itu diserahkan sepenuhnya kepada Muktamirin. Ini Muktamarnya NU, bukan Muktamar Syiah,” ucap legislator DPRD Jatim tersebut.

Politisi yang juga Sekretaris DPW PKB Jatim itu juga menjelaskan bahwa PKB wajib ikut menyukseskan penyelenggaraan Muktamar NU karena PKB didirikan oleh NU.

“Bisa dikatakan, NU itu bapak dan PKB itu anaknya. Kalau bapaknya punya gawe besar, diminta atau tidak diminta, tentu PKB pasti ikut membantu biar tidak dikatakan anak yang tidak berbakti,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh: