Paris, Aktual.com – Kepolisian Prancis melakukan penyelidikan terhadap Salah satu kandidat Presiden Prancis – Francois Fillon setelah mendapatkan perintah resmi dari pengadilan.
Penyelidikan tersebut dilakukan karena calon Presiden Prancis ini diduga telah melakukan penggelapan dana negara yang di bayarkan kepada istrinya.
Penyelidikan tersebut dapat membuat Fillon dengan mudah diseret ke pengadilan. Menurut Frenderic Dabi, kampanye yang dilakukan Fillon telah dinodai dengan adanya kasus tersebut. Untuk saat ini ia sedang membawa plakat yang bertulis kan ‘diselidiki secara resmi’. Hal ini membuat situasi semakin rumit. Dikutip Reuters, Rabu (15/3).
Penelope merupakan istri dari Fillon, diduga menerima bayaran sebesar 600 ribu Euro, saat ia menjadi asisten pribadinya. Pekerjaan tersebut dilakukan Penelope saat Fillon masuk ke dalam kabinet dengan menjadi asisten bagi Marc Joulaud.
Sementara ini, Fillon menolak semua tuduhan yang diberikan kepadanya, ia menyatakan bahwa dirinya hanyalah korban ‘Pembunuhan Karakter’ di dunia politik. Fillon juga menambahkan bahwa dirinya berjanjia akan mundur sebagai capres jika istrinya terbukti bersalah.
[Gespy Kartikawati Amino]
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid

















